Tampilkan postingan dengan label DOA NANCEP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label DOA NANCEP. Tampilkan semua postingan

Selasa, 21 Maret 2017

Sering di Timpa Ujian Hidup Yang Berat? Amalkan Doa Singkat Yang Dahsyat Ini!!!


Saat beratnya ujian dan rumitnya masalah kehidupan menghampiri, ada satu doa ampuh yang diajarkan oleh Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam dalam sebuah haditsnya yang shahih.

"Ada satu hadits Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, yang beliau ajarkan bagi siapa yang mengalami cobaan berat dalam hidup, yang diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud," tutur Ustadz Abdullah Haidir dalam channel telegram-nya.

,اللهم رحمتك ارجو فلا تكلنى الى نفسى طرفة عين واصلح لى شاءنى كله لا اله الا انت


Allahumma rahmataka arjuu, fa laa takilnii ilaa nafsii tharfata 'ainin, wa ashlihlii sya'nii kullahu laa ilaha illa anta.

Ya Allah, Rahmat-Mu aku harapkan. Maka jangan serahkan urusanku pada diriku meski sekejap mata. Dan perbaikilah seluruh urusanku. Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Engkau.


Inilah doa yang sebaiknya senantiasa dibaca saat seseorang mengalami cobaan yang berat dalam kehidupannya.

Baik ujian berupa pasangan yang selingkuh, suami yang malas bekerja, istri yang tidak taat dan sibuk dengan maksiat, anak-anak yang sukar diajak dalam berbagai proyek ibadah dan kebaikan, hutang yang kian menumpuk, dan lain sebagainya.

Doa ini bisa dibaca kapan saja, terutama di waktu-waktu yang mustajab dalam berdoa. Seperti setelah shalat, saat sujud dan setelah tahiyat akhir dalam shalat, ketika hujan, saat sepertiga malam yang akhir, saat menempuh perjalanan, dalam keadaan berpuasa, menjelang waktu berbuka, hari Jum'at, antara adzan dan iqamah serta waktu lain sebagaimana disebutkan dalam banyak riwayat.

Di antara yang paling penting ialah yakin. Bahwa Allah akan memberikan solusi atas semua persoalan yang dihadapi, serumit dan seberat apa pun. [Tarbawia]

Senin, 13 Maret 2017

Inilah Doa Agar Suami Mendapat Pekerjaan Yang Layak Dan Diberkahi Allah SWT. Yuk Amalkan!


Tidak semua pernikahan diawali dengan kemapanan. Banyak pasangan yang memantapkan diri untuk menikah setelah mereka merasa cocok dan siap membangun keluarga yang sakinah. Itulah pasangan yang hebat karena mereka mengawali pernikahan dengan sebuah keyakinan bahwa pernikahan adalah pintu awal pembuka rezeki.

Rezeki itu datangnya dari Allah Swt. dan akan terus bertambah manakala disyukuri. Jangan pernah merasa kurang karena Allah tahu apa yang kita butuhkan. Allah Swt. berkehendak atas apa yang Dia inginkan. Dan Dia tidak akan membuat hamba-Nya hidup menderita selama hamba itu mau berjuang meraih rezeki yang halal. Seorang wanita yang telah memantapkan diri memasuki gerbang pernikahan dan mengubah statusnya menjadi seorang istri, jangan pernah risau dengan keadaan.

Ada fase dimana awal pernikahan itu sebuah penyesuaian, baik itu penyesuaian finansial dan juga penyesuaian kepribadian. Masing-masing harus saling memotifasi untuk menghadapi setiap masalah yang terjadi.

Banyak istri yang tidak siap ketika melihat suaminya menganggur. Bukannya ia membantu berdoa dan memintakan kemurahan rzeki kepada Allah Swa., ia justru marah dan menyalahkan suami.

Dalam mengarungi bahtera rumah tangga, faktor materi memang diperlukan. Meski uang bukan segalanya, tetap membutuhkan uang. Maka, peran seorang suami amat sentral. Ia adalah pencari nafkah dan tulang punggung keluarga.

Jika Anda dan suami sudah berusaha, maka tugas selanjutnya adalah berdoa. Berdoa agar suami mendapat pekerjaan yang layak dan diberkahi Allah Swt. Diantara bacaan doa itu adalah:

Allahumma yaa ghaniyyu yaa hamiid yaa mubdi-u ya mu’iid ya rahiimu ya waduud aghnina bihalaalika ‘an haraamika wa bifadhlika ‘amman siwaaka.

Artinya :

“Ya Allah, Tuhanku yang Maha Kaya dan Maha Terpuji, Tuhan yang menakdirkan dan yang mengembalikan, yang Maha Kasih dan Maha Kasih Sayang. Berilah aku kekayaan harta yang Engkau halalkan bukan yang engkau haramkan, berilah aku kelebihan dari yang lain dengan berkah karunia-Mu.”

Jika diamalkan secara istiqamah, insyaallah bagi orang yang sedang mencari pekerjaan akan segera mendapatkannya. Aamiin.(SR)

Sabtu, 31 Desember 2016

Amalkan Doa Surat Pendek Ini Untuk Lunas Hutang Rezeki Lancar

Allah telah menurunkan kitab suci Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW yang berisikan segala petunjuk umat manusia sebagai hamba Allah. Oleh karena itu, kita bisa mengamalkan ayat-ayat di dalam Al-Qur’an. Manusia memiliki kebutuhan pokok yang harus dipenuhi, seperti papan, sandang dan pangan. Ketiga kebutuhan itu haruslah terpenuhi untuk kelangsungan hidup yang baik. Namun, tidak semua orang dapat memenuhi kebutuhan yang paling dasar ini. Mereka kesulitan mendapatkan uang untuk sekedar membeli makanan. Hal ini membuat mereka harus meminjam ke sana kemari untuk bertahan hidup. Karena keadaan yang kekurangan membuat mereka tidak kunjung melunasi hutang tapi justru menambah hutang.


Bahkan, hutang tidak hanya dimiliki oleh orang miskin saja, tapi juga orang kaya. Hutang mereka pun justru lebih banyak. Hanya saja hutang mereka tidak untuk bertahan hidup melainkan untuk menambah fasilitas hidup, seperti kredit mobil, motor, rumah dan lain sebagainya. Namun, tak usah khawatir karena Allah pasti akan membantu Anda di setiap kesulitan yang ada. Apabila kita bersungguh-sungguh dalam usaha dan berdoa maka Allah akan mendatangkan bantuannya.

Islam memiliki banyak amalan yang bisa dilakukan, salah satunya adalah doa wirid surat Al-Kautsar agar rezeki semakin lancar dan hutang-hutang bisa lunas. Bagi Anda yang ingin rezekinya diperlancar dan dimudahkan dalam melunasi hutang maka perbanyaklah amalan ini. Berdoa dan usaha harus tetap dilakukan agar membuahkan hasil. Percayalah bahwa setiap orang memiliki hak untuk mendapatkan rezeki dan Allah tahu apa yang terbaik untuk kita.

Terdapat banyak sekali amalan-amalan yang dijelaskan dalam Al-Qur’an yang dapat kita lakukan setiap hari. Dengan mengamalkannya maka akan mendatangkan manfaat dan khasiat di dalam hidup kita jika amalan tersebut dilakukan dengan hati yang ikhlas dan tulus hanya karena Allah sebagai permohonan tolong. Salah satu amalan yang dapat mendatangkan pertolongan Allah adalah amalan wirid Al-Kautsar agar bebas dari hutang dan melancarkan rezeki, inilah manfaat surat al Kautsar.

Bacalah surat Al-Kautsar yang berbunyi “Innaa a’thoynaa kaal kawtsar fa sholli lirab bika wainhar Inna syaani-aka huwa al-abtar”.

Cara mengamalkannya sebagai berikut:

1. Membaca surat ini sebanyak 313 kali setelah sholat fardhu sebagai wirid dengan cara beristiqomah dan ikhlas

2. Usahakan setiap hari Jumat pagi untuk beramal kepada anak yatim semampunya dan dengan hati yang ikhlas

Berdasarkan amalan rezeki tak terduga di atas, maka kita diajarkan untuk beribadah secara ikhlas dan hati yang tulus. Setiap surat di dalam Al-Qur’an memiliki keutamaan masing-masing sehingga bisa diamalkan sebagai amalan setiap hari. Seperti yang kita tahu bahwa Al-Qur’an merupakan kitab suci untuk umat muslim yang dijadikan sebagai petunjuk atau pedoman hidup. Apa yang kita lakukan atau katakan harus sesuai dengan ajaran Islam yang ada di dalam kitab suci tersebut. Semua perintah dan larangan Allah sudah dituliskan di dalamnya sehingga kita bisa memahami ajaran Islam jika kita juga memahami isi Al-Qur’an.

Tidak mudah bagi kita untuk memahami maksud dari ayat-ayat di dalamnya sehingga kita membutuhkan hadits untuk menunjang pemahaman kita. Jika kita sudah paham dengan maksud suatu ayat maka sudah seharusnya kita mengamalkannya seperti amalan doa surat Al Kautsar untuk lunasi hutang dan memperlancar rezeki.

Semoga dengan keikhlasan kita didalam mengamalkan doa singkat ini dapat memperlancar rezeki kita sehingga dapat segera melunasi hutang... Aamiin. []

Jumat, 30 Desember 2016

DOA AWAL DAN AKHIR TAHUN (SEBARKAN !!!)


Ada baiknya kita mengakhiri tahun ini dengan memanjatkan doa dan minta pengampunan.

Seperti dilansir laman NU.or.id, Berikut ini doa yang dibaca Rasulullah SAW di akhir tahun.

Doa ini dicantumkan oleh Sayid Utsman bin Yahya dalam karyanya Maslakul Akhyar sebagai berikut.

اَللَّهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي هَذِهِ السَّنَةِ مَا نَهَيْتَنِي عَنْهُ وَلَمْ أَتُبْ مِنْه وَحَلُمْتَ فِيْها عَلَيَّ بِفَضْلِكَ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوبَتِي وَدَعَوْتَنِي إِلَى التَّوْبَةِ مِنْ بَعْدِ جَرَاءَتِي عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّي اسْتَغْفَرْتُكَ فَاغْفِرْلِي وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَى وَوَعَدْتَّنِي عَلَيْهِ الثّوَابَ فَأَسْئَلُكَ أَنْ تَتَقَبَّلَ مِنِّي وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ


Allâhumma mâ ‘amiltu min ‘amalin fî hâdzihis sanati mâ nahaitanî ‘anhu, wa lam atub minhu, wa hamalta fîhâ ‘alayya bi fadhlika ba‘da qudratika ‘alâ ‘uqûbatî, wa da‘autanî ilat taubati min ba‘di jarâ’atî ‘alâ ma‘shiyatik. Fa innî astaghfiruka, faghfirlî wa mâ ‘amiltu fîhâ mimmâ tardhâ, wa wa‘attanî ‘alaihits tsawâba, fa’as’aluka an tataqabbala minnî wa lâ taqtha‘ rajâ’î minka yâ karîm.

Artinya, “Tuhanku, aku meminta ampun atas perbuatanku di tahun ini yang termasuk Kau larang-sementara aku belum sempat bertobat, perbuatanku yang Kau maklumi karena kemurahan-Mu-sementara Kau mampu menyiksaku, dan perbuatan (dosa) yang Kau perintahkan untuk tobat-sementara aku menerjangnya yang berarti mendurhakai-Mu. Karenanya aku memohon ampun kepada-Mu. Ampunilah aku.

Tuhanku, aku berharap Kau menerima perbuatanku yang Kau ridhai di tahun ini dan perbuatanku yang terjanjikan pahala-Mu. Janganlah pupuskan harapanku. Wahai Tuhan Yang Maha Pemurah.”

Doa yang dibaca sebanyak tiga kali ini diharapkan menjadi akhir tahun yang baik. Semoga Allah menerima doa yang kita baca di akhir tahun ini. Wallahu a’lam. (TR/NU/NF)